4 Tanda-Tanda Kucing Betina yang Sedang Birahi Untuk Anda Ketahui

Date:

Share post:

Bagi anda pemilik kucing betina dan penasaran apakah kucing betina anda siap kawin atau tidak, maka simak tanda-tanda kucing betina yang sedang birahi untuk anda Ketahui.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, kucing adalah hewan peliharaan yang populer di seluruh dunia selain anjing, terutama karena sifat mereka yang lucu dan lincah serta kemampuan mereka untuk menangkap tikus dan hewan kecil lainnya yang sering menjadi hama di rumah-rumah dan peternakan.

Selain itu, kucing juga memiliki beragam ras yang berbeda-beda, sebut saja seperti ras Persia, Siamese, Maine Coon, Scottish Fold, dan banyak lagi. Maka karena itu, untuk mendapatkan ragam yang berbeda, maka ada beberapa cara mengawinkan kucing yang mudah dan aman untuk dilakukan. Tetapi yang penting harus anda ketahui sebelum mengawinkan kucing betina adalah anda harus memastkan kucin anda memang sedang birahi dan telah masuk kategori umur yang siap untuk kawin sebab apabila kucing tidak birahi, maka mustahil anda mengawinkan kucing anda.

Anda juga harus memperhatikan bahwa kucing yang akan dikawinkan dalam keadaan sehat, dan sudah cukup umur. Kucing betina biasanya mulai mengalami birahi pada usia 6-9 bulan dimana pada umur tersebut, kucing betina dianggap dewasa dalam sisi emosional dan bisa merawat anak kucingnya.

Adapun untuk mengetahui kucing betina yang sedang birahi, anda bisa menyimak beberapa tanda kucing betina yang sedang birahi. Apabila tanda-tanda ini dimiliki kucing anda, maka anda cukup mencarikan pasangan kucing jantan untuk melakukan proses perkawinan.

Tanda Kucing Betina yang Sedang Birahi

Kucing Betina yang Sedang Birahi

Proestrus: Persiapan Awal

Tahap pertama dalam siklus birahi kucing betina disebut proestrus yang perlu anda ketahui. Pada tahap ini, kucing akan mulai menunjukkan perubahan perilaku yang mencolok. Mereka mungkin menjadi lebih penyayang, menggosok-gosokkan tubuh mereka pada benda-benda atau orang, dan terkadang mengangkat panggul mereka ke atas dengan ekor yang sedikit terangkat.

Kucing juga dapat mengeluarkan sedikit cairan dari vulva mereka. Meskipun tanda-tanda ini mungkin terlihat, tetapi pada tahap ini biasanya kucing belum siap untuk kawin. Lama siklus proestrus berlangsung bervariasi, tetapi umumnya berkisar antara 1 hingga 2 hari.

Estrus: Masa Kucing Siap Kawin

Estrus adalah tahap puncak dari siklus birahi kucing betina. Pada tahap ini, kucing betina siap kawin dan berovulasi. Perubahan perilaku yang lebih mencolok dapat diamati pada fase ini. Kucing akan menjadi sangat rewel, gelisah, dan cenderung mengeluarkan suara yang lebih keras dan khas yang sering disebut “mencicit”.

Selain itu, mereka akan memperlihatkan sikap mengangkat panggul dan menggoyangkan ekor saat disentuh di bagian belakang tubuh. Kucing betina akan menunjukkan minat yang kuat pada kucing jantan dan akan menerima kawin jika didekati. Estrus berlangsung sekitar 3-14 hari, tetapi ini dapat bervariasi.

Interestrus : Setelah Birahi

Apabila tahap estrus berakhir, kucing betina memasuki tahap interestrus. Ini adalah periode istirahat singkat antara estrus dan proestrus berikutnya. Kita kembali ke perilaku dan rutinitas normal mereka, dan perubahan fisik yang terjadi selama estrus akan mengubah-angsur kembali normal. Durasi Interestrus juga bervariasi, tetapi biasanya berlangsung selama 2-3 minggu.

Anestrus: Periode Non-Birahi

Anestrus adalah periode ketika kucing tidak mengalami birahi. Ini adalah waktu di antara tahap-tahap siklus estrus dan merupakan saat istirahat dari perubahan hormon yang terkait dengan reproduksi. Selama anestrus, kucing betina tidak menunjukkan tanda-tanda birahi dan tidak tertarik pada kawin.

Baca juga  6 Rekomendasi HP ROG Terbaik, HP Gaming Terbaik Bagi Gamers

Setiap kucing dapat memiliki sedikit variasi dalam siklus birahi mereka. Selain itu, kucing-kucing yang belum dikawinkan atau telah disterilkan akan mengalami perubahan dalam siklus birahi mereka.

Demikian informasi mengenai tanda-tanda kucing betina yang sedang birahi untuk anda ketahui. Sebagai catatan, apabila kucing anda sudah birahi dan anda tidak berniat mengawinkannya, maka sterilisasi adalah solusi yang baik untuk menghindari siklus birahi dan mengendalikan populasi kucing. Semoga berguna dan bermanfaat.

Budi Hermawan
Budi Hermawanhttps://saikinews.com
Penulis artikel dan kontributor berita yang berpengalaman dengan tulisan yang informatif dan mennginspirasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related articles

7 Tips Olahraga Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan

Bagi anda yang merasa memiliki berat badan berlebihan, maka anda tepat berada di artikel ini dimana kali ini...

Begini Tips Cara Aman Liburan dengan Kapal Laut

Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan tips cara aman liburan dengan kapal laut yang bisa menjadi referensi...

5+ Rekomendasi Game Kapal Perang Seru di Android Terbaru

Bagi anda penggemar game bernunsa perang dan militer, maka pastinya anda tidak ingin melewatkan rekomendasi game kapal perang...

Panduan Cara Membeli Tangki Motor Custom Yang Baik dan Benar

Bagi anda yang berencana ingin membeli tangki motor custom, maka anda perlu mengetahui cara memilih yang baik dan...