10 Penyebab Telapak Kaki Terasa Panas Serta Solusi Cara Mengatasinya

0
Penyebab Telapak Kaki Terasa Panas

Apakah anda sering merasakan telapak kaki anda terasa sakit dan panas apabila dibandingkan suhu tubuh anda yang lain? maka simak penyebab telapak kaki terasa panas serta solusi cara mengatasinya.

Telapak kaki yang terasa panas umumnya disebabkan oleh cuaca yang panas atau ketika sedang menginjak lantai yang panas akibat terkena sinar matahar. Namun tentunya kondisi demikian, mudah untuk dipahami ketika kaki tiba-tiba terasa panas.

Lalu apa penyebab telapak kaki terasa panas secara tiba-tiba tanpa suhu yang panas atau menginjak lantai yang panas? Jika hal tersebut anda alami, maka anda mesti waspada sebab bisa jadi hal tersebut merupakan tanda-tanda penyakit tertentu mulai dari penyakit ginjal kronis, neuropati diabetik dan beberapa penyebab lainnya.

Untuk lebih memahami apa saja penyebab telapak kaki terasa panas selain faktor suhu dan cuaca, maka anda bisa menyimak beberapa penyebab telapak kaki terasa panas yang bisa anda simak dibawah ini.

Penyebab Telapak Kaki Terasa Panas

Penyebab Telapak Kaki Terasa Panas

Vaskulitis

Vaskulitis adalah kondisi ketika pembuluh darah mengalami peradangan. Vaskulitis dapat terjadi di pembuluh darah mana saja dalam tubuh, termasuk pembuluh darah di kaki. Kondisi ini biasanya dapat menyebabkan rasa nyeri, kesemutan, hingga kerusakan jaringan.

Kehamilan atau Menopause

Perubahan hormon ketika masa kehamilan atau menopause dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat, sehingga terkadang menimbulkan rasa panas di kaki. Selain itu, ibu hamil juga cenderung mengalami kenaikan berat badan secara alami dan peningkatan jumlah cairan di tubuh selama kehamilan. Hal-hal tersebut dianggap berpengaruh terhadap munculnya rasa panas di kaki saat hamil.

Baca juga  6 Penyebab Tubuh Menggigil Secara Tiba-Tiba Yang Harus Anda Ketahui

Kekurangan Vitamin

Tidak banyak yang menyadari bahwa kekurangan vitamin dapat menimbulkan respons tertentu pada tubuh, salah satunya rasa panas di telapak kaki. Kondisi ini biasanya terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin B, seperti vitamin B1, B6, dan B12.

Perlu diketahui bahwa kekurangan vitamin B dapat menyebabkan beberapa saraf di tubuh mengalami gangguan atau kerusakan, sehingga muncul sejumlah gejala, seperti kaki kesemutan atau telapak kaki terasa panas.

Kutu Air

Kutu air (athlete’s foot) atau secara medis disebut juga dengan tinea pedis merupakan infeksi jamur yang dapat menyerang bagian kaki, terutama di sela-sela jari kaki. Kondisi ini umumnya dialami orang yang kakinya berkeringat saat memakai sepatu ketat.

Adapun efek yang dapat ditimbulkan dari kutu air adalah rasa gatal yang parah di sela-sela jari kaki dan disertai rasa panas di bagian telapak kaki. Biasanya, rasa gatal dan panas di kaki ini akan terasa semakin parah di malam hari.

Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat menjadi salah satu penyebab telapak kaki terasa panas karena kebiasaan ini dapat memicu kerusakan saraf (neuropati alkoholik). Selain rasa panas di telapak kaki, penderita neuropati alkohol juga dapat mengalami gejala pusing, kaku otot, gangguan buang air, serta gangguan dalam kemampuan berbicara (terbata-bata).

Neuropati Diabetik

Neuropati diabetik adalah salah satu komplikasi penyakit diabetes yang terjadi ketika kadar gula dalam darah tidak terkontrol dengan baik selama bertahun-tahun. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan saraf, sehingga mengurangi transmisi sinyal dari saraf ke berbagai bagian tubuh, termasuk kaki.

Selain rasa panas di kaki, penderita neuropati diabetik juga dapat mengalami gejala lainnya, seperti kebas di tangan dan kaki, otot kaki terasa lemas, nyeri seperti tertusuk jarum, serta munculnya keringat berlebihan.

Baca juga  Cara Efektif Menambah Berat Badan Yang Sehat Dengan Olahraga

Neuropati Perifer

Neuropati perifer adalah kondisi ketika saraf-saraf di tepi tubuh mengalami gangguan. Saraf-saraf tersebut banyak terdapat di bagian tangan, kaki, tungkai, serta jari-jari.

Penderita neuropati perifer sering kali mengeluhkan kesemutan, nyeri, mati rasa, dan sensasi terbakar pada bagian tubuh dengan saraf yang terdampak. Ketika terjadi kerusakan saraf pada kaki, salah satu gejala yang dirasakan adalah sensasi panas di telapak kaki.

Chronic Inflammatory Demyelinating Polyneuropathy (CIDP)

Penyebab telapak kaki terasa panas berikutnya adalah CIDP. Chronic inflammatory demyelinating polyneuropathy adalah penyakit saraf yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada saraf. Pembengkakan itulah yang memicu munculnya rasa kesemutan dan sensasi panas di telapak kaki.

Sarkoidosis

Sarkoidosis adalah penyebab telapak kaki terasa panas berikutnya. Kondisi ini dapat terjadi akibat tumbuhnya sel-sel inflamasi atau granuloma pada beberapa bagian tubuh. Sarkoidosis bisa terjadi setelah bertahun-tahun dan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, sehingga memicu sensasi panas di telapak kaki.

Gagal Ginjal

Penyebab telapak kaki terasa panas yang perlu diwaspadai berikutnya adalah gagal ginjal. Kondisi ini ditandai dengan ginjal yang kehilangan kemampuannya untuk membuang racun di dalam tubuh melalui urine.

Hal tersebut mengakibatkan tubuh keracunan dan memicu terjadi kerusakan saraf (neuropati) di kaki dan tangan. Kerusakan sistem saraf di kaki dapat memicu telapak kaki terasa panas, kesemutan di jari-jari kaki, hingga mati rasa.

Penyebab Telapak Kaki Terasa Panas Lainnya

Selain beberapa penyebab di atas, masih ada beberapa kondisi lainnya yang dapat menyebabkan telapak kaki terasa panas yang bisa anda simak sebagai berikut.

  • Penyakit Charcot-Marie-Tooth (CMT): Kerusakan pada saraf tepi di kaki dan tungkai.
  • Eritromelalgia: penyakit langka yang menyerang sistem saraf pada tungkai dan kaki, ditandai dengan tiga karakteristik utamanya yaitu kemerahan, hangat pada perabaan, dan rasa nyeri terbakar pada ekstremitas.
  • Uremia: Penumpukan racun di dalam aliran darah akibat kerusakan ginjal.
  • Kemoterapi: Efek samping dari kemoterapi atau penggunaan obat-obatan lainnya.
  • Sindrom Guillain-Barre: Gangguan autoimun yang menyebabkan sistem imun secara keliru menyerang sistem saraf tepi yang sehat.
  • HIV/AIDS.
  • Hipotiroidisme: Kondisi ketika tubuh tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan tubuh membengkak dan menekan sistem saraf, hingga memicu kerusakan pada saraf tepi.
Baca juga  Tanda Kolesterol Tinggi Yang Harus Anda Ketahui

Cara Mengatasi Telapak Kaki Terasa Panas

Apabila anda sering mengalami kondisi telapak kaki terasa panas, maka anda bisa melakukan beberapa yang bisa anda lakukan sendiri dirumah yang bisa anda simak dibawah ini.

  1. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B, seperti daging, hati sapi, salmon, bayam, telur, dan kacang merah.
  2. Mengurangi atau menghentikan konsumsi minuman beralkohol.
  3. Merendam kaki di air dingin atau memberikan kompres dingin selama beberapa menit.
  4. Memberikan pijatan lembut di telapak kaki untuk meningkatkan sirkulasi darah.

Demikian informasi mengenai penyebab telapak kaki terasa panas serta solusi cara mengatasinya. Jika anda merasa sensasi panas di telapak kaki tidak kunjung mereda, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *