Ketahui Penyebab Tangan Kesemutan Saat Bangun Tidur, Bukan Hanya Karena Tertindih

0
Penyebab Tangan Kesemutan Saat Bangun Tidur

Apakah anda sering mendapatkan kondisi dimana tangan sering merasa kesemutan saat bangun tidur? maka anda harus waspada sebab bisa saja penyebabnya bukan hanya karena tangan tertindih saat tidur saja.

Lengan atau tangan yang tertindih saat tertidur adalah hal yang umum terjadi saat tidur dimana pada saat tidur tentunya anda tidak akan menyadari tangan anda sedang tertindih. Kondisi ini pada umumnya baru disadari ketika tangan sudah terasa sakit atau saat mata sudah terbuka dan merasakan nyeri hingga mati rasa.

Bagi anda yang sering mengalami masalah tangan yang kesemutan saat sedang tidur, maka anda perlu berhati-hati dimana bisa saja penyebab tangan anda kesemutan bukan saja karena tertindis saja tetapi terdapat kondisi kesehatan yang harus anda perhatikan dan tangan yang kesemutan saat tidur adalah merupakan tanda-tandanya.

Maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan membagikan penyebab tangan kesemutan saat bangun tidur yang perlu anda ketahui sebagai berikut.

Penyebab Tangan Kesemutan Saat Bangun Tidur

Penyebab Tangan Kesemutan Saat Bangun Tidur

Spondylosis serviks

Spondylosis serviks adalah kerusakan ruas tulang leher dan bantalannya. Spondylosis serviks pada umumnya disebabkan oleh keausan sehari-hari pada cakram tulang belakang di leher seiring bertambahnya usia.

Hal ini dapat menyebabkan tanda-tanda osteoarthritis yang dapat mempersempit ruang di tulang belakang leher dan memberi tekanan pada akar saraf atau sumsum tulang belakang, menyebabkan mati rasa dan kesemutan di lengan dan tangan. Spondylosis serviks juga dapat menyebabkan mati rasa pada tungkai dan kaki, serta nyeri leher dan kekakuan.

Baca juga  5+ Manfaat Telur Ayam Kampung bagi Kesehatan Yang Baik Untuk Tubuh

Sindrom carpal tunnel

Sindrom carpal tunnel (lorong karpal) adalah kondisi yang dapat membuat tangan mengalami sensasi kesemutan, nyeri, lemah, atau bahkan mati rasa. Sindrom ini terjadi ketika saraf median di carpal tunnel, yang merupakan jalur sempit di dalam pergelangan tangan terhimpit atau tertekan.

Saraf median di carpal tunnel sendiri berfungsi untuk mengendalikan otot jari tangan dan menerima rangsangan dari kulit di daerah tangan. Kesemutan dan mati rasa adalah gejala yang paling umum dari sindrom lorong karpal.

Kelemahan pada kekuatan genggaman juga bisa terjadi. Gerakan tangan yang berulang, seperti mengetik di keyboard atau menggunakan mesin, dapat memicu sindorm carpal tunnel, seperti halnya obesitas atau trauma pergelangan tangan.

Thoracic outlet syndrome (TOS)

TOS adalah sekelompok gangguan yang berkembang ketika saraf atau pembuluh darah di leher bagian bawah dan dada bagian atas teriritasi, terluka, atau tertekan. Mati rasa dan kesemutan di lengan bawah, tangan, dan jari adalah gejala umum TOS yang juga dapat menyebabkan nyeri di bagian leher, bahu, lengan, atau tangan.

Penyalahgunaan alkohol

Alkohol dapat merusak jaringan saraf ketika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Kondisi ini dapat disebut juga sebagai neuropati alkoholik. Orang yang minum terlalu banyak alkohol sangat mungkin merasakan sakit dan kesemutan di anggota badan mereka. Tidak jarang, kebiasaan itu dapat pula membawa seseorang ke dalam kondisi tubuh kekurangan vitamin dan nutrisi tertentu yang sebenarnya diperlukan untuk fungsi saraf.

Neuropati perifer (kerusakan saraf)

Neuropati perifer mengacu pada beberapa kondisi yang melibatkan kerusakan pada sistem saraf tepi, yang menerima dan mengirimkan sinyal antara sistem saraf pusat dengan saraf di seluruh tubuh Anda.

Baca juga  Cara Membakar Lemak Tubuh dalam 2 Minggu, Efektif Untuk BB Ideal

Ada lebih dari 100 jenis neuropati perifer dan gejalanya bergantung pada saraf yang terkena. Gejalanya bisa meliputi:

  • Kesemutan dan mati rasa
  • Nyeri tajam dan menusuk
  • Sensasi berdengung

Diabetes mellitus

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang menyebabkan gula darah tinggi. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak merespons insulin secara efektif atau tidak cukup menghasilkan.

Sekitar setengah dari semua penderita diabetes memiliki beberapa bentuk kerusakan saraf, termasuk neuropati perifer dan carpal tunnel syndrome, yang dapat menyebabkan rasa sakit, mati rasa, kesemutan, dan kelemahan pada tangan mereka.

Efek samping kemoterapi dan pengobatan lainnya

Kemoterapi dan pengobatan lain dapat merusak saraf tepi. Studi menunjukkan bahwa neuropati perifer akibat kemoterapi memengaruhi antara 30 hingga 68 persen orang yang menjalani pengobatan.

Obat lain yang diketahui menyebabkan neuropati perifer, termasuk antikonvulsan, obat penurun tekanan darah dan jantung tertentu, dan beberapa antibiotik, termasuk metronidazole (Flagyl) dan Fluoroquinolones (Cipro, Levaquin).

Kekurangan vitamin B12

Vitamin B12 sangat penting untuk fungsi otak dan sistem saraf pusat serta sintesis DNA manusia. Zat gizi ini juga dibutuhkan untuk membuat sel darah merah. Kekurangan vitamin B12 dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti usia, riwayat keluarga, dan kondisi medis tertentu, seperti gastritis dan penyakit autoimun.

Gejala kekurangan vitamin B12 mungkin termasuk mati rasa dan kesemutan di tangan atau kaki, kelemahan otot, dan penurunan nafsu makan.

Kista ganglion

Kista ganglion adalah benjolan non-kanker yang tumbuh di sepanjang sendi atau tendon di pergelangan tangan atau tangan. Jika kista menekan saraf, bisa menyebabkan kesemutan hingga mati rasa di tangan.

Kista juga bisa terasa nyeri saat ditekan atau mengganggu gerakan sendi. Kebanyakan kista ganglion sembuh tanpa pengobatan.

Baca juga  10 Tips Efektif Mengatasi Masalah Mental Health

Penyakit lainnya

Sejumlah penyakit lain bisa menyebabkan kesemutan hingga mati rasa pada tangan. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

  • Artritis reumatoid
  • Sklerosis ganda
  • Lupus
  • Penyakit Lyme
  • HIV/AIDS
  • Sipilis
  • Sindrom Sjogren
  • Hipotiroidisme
  • Sindrom Guillain-Barré
  • Fenomena Raynaud

Cara memastikan penyebab tangan kesemutan saat bangun tidur

Apabila anda mendapati kondisi dimana anda bangun dengan tangan kesemutan atau mati rasa, maka penting anda meluangkan waktu beberapa menit untuk mencoba “membangunkan” tangan sebelum mencari perawatan medis. Dengan melakukan itu, anda dapat mendiagnosis awal penyebab tangan kesemutan apakah hanya karena tekanan saat tidur atau hal lainnya.

Adapun cara Untuk “membangunkan” tangan dari kesemutan atau mati rasa, anda bisa mencoba hal-hal sebagai berikut.

  • Menjabat tangan
  • Meregangkan tangan
  • Memijat tangan

Jika kesemutan dan mati rasa hilang setelahnya, ini mungkin merupakan indikator bahwa kondisi itu terjadi hanya karena tekanan biasa. Namun, jika kesemutan yang terjadi sudah dicurigai disebabkan oleh kondisi medis tertentu, siapa pun disarankan untuk segera mendatangi dokter untuk kemudian akan melakukan pemeriksaan fisik.

Untuk menunjang diagnosis, dokter bisa jadi juga akan melakukan pemeriksaan atau tes tambahan sebagai berikut.

  • X-ray
  • CT scan
  • MRI
  • Tes fungsi saraf, seperti elektromiografi
  • Tes darah

Seorang dokter umum mungkin juga merujuk Anda ke dokter spesialis saraf yang dapat melakukan pemeriksaan neurologis untuk memastikan penyebab tangan sering kesemutan saat bangun tidur maupun dalam kondisi lainnya.

Demikian informasi mengenai penyebab tangan kesemutan saat bangun tidur dan bukan hanya karena tertindih saja. Semoga berguna dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *