7 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri, Awas Serangan Jantung Tiba-Tiba!

0
Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri

Bagi anda yang merasakan kondisi nyeri pada bagian dada sebelah kiri, maka anda perlu waspada akan tanda-tanda serangan jantung. Maka dari itu penting untuk mengetahui penyebab nyeri dada sebelah kiri.

Nyeri dada sebelah kiri merupakan gejala yang seringkali menimbulkan kekhawatiran, terutama karena gejala ini memiliki hubungan erat antara nyeri tersebut dengan potensi serangan jantung.

Adapun penyebab utama nyeri dada sebelah kiri adalah penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner, yang mengakibatkan kurangnya pasokan darah ke jantung. Namun, selain itu terdapat juga penyebab lain seperti gangguan pada otot atau jaringan di daerah dada, gangguan pada organ-organ lain seperti paru-paru atau lambung, serta kondisi medis seperti penyakit jantung koroner, perikarditis, atau nyeri dada non-jantung lainnya.

Untuk lebih jelasnya, berikut kami bagikan beberapa penyebab nyeri dada sebelah kiri yang bisa anda simak dibawah ini.

Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri

Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri

Serangan jantung

Seperti yang kami sebutkan diatas, dimana salah satu penyebab umum kondisi ini adalah gejala serangan jantung yang bisa terjadi karena aliran darah menuju otot jantung terhambat secara mendadak, sehingga menyebabkan nyeri pada dada. Nyeri dada sebelah kiri yang disebabkan oleh serangan jantung akan menimbulkan gejala lain seperti keringat dingin, sesak napas, mengi, mual, dan muntah.

Angina

Angina bukanlah suatu penyakit melainkan merupakan gejala penyakit jantung koroner, meskipun kondisi jantung lain juga dapat menyebabkannya. Angina adalah kondisi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen dari darah sehingga menimbulkan rasa nyeri dada. Anda harus waspada karena Anda bisa berisiko terkena serangan jantung atau stroke.

Baca juga  Ini Penyebab Kulit Leher Hitam Serta Cara Mengatasinya

Gejala angina antara lain nyeri dada, dada terasa berat, dan tertekan. Rasa sakit dan ketidaknyamanan biasanya juga terasa di lengan kiri, bahu kiri, sisi kiri leher, dan sisi kiri rahang. Anda mungkin juga mengalami ketidaknyamanan di punggung.

GERD

Nyeri dada bisa berhubungan dengan penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD). American College of Gastroenterology (ACG) menyebut nyeri dada seperti ini sebagai noncardiac chest pain (NCCP).

Dalam beberapa kasus, nyeri dada akibat GERD biasanya mempengaruhi tubuh bagian atas. Namun rasa sakit kerap berpusat di belakang tulang dada Anda atau tepatnya di area bernama epigastrium.

NCCP kadang disertai dengan rasa terbakar di belakang tulang dada dan mungkin tidak terlalu terasa di di lengan kiri. Refluks asam lambung mengakibatkan kerusakan dalam kerongkongan. Kemudian terjadi esophageal spasm (kejang esofagus) atau pengetatan otot-otot di sekitar tabung makanan. Kejang esofagus bisa mengakibatkan rasa sakit di tenggorokan dan bagian atas dada anda.

Pneumonia

Saat anda merasakan nyeri dada yang makin memburuk saat menghirup dan menghembuskan napas, ini kemungkinan ada masalah pada paru-paru atau jaringan sekitar paru-paru. Besar kemungkinan ini gejala pneumonia. Gejala nyeri dada pun kerap diikuti dengan batuk dan sesak napas.

Pneumonia merupakan radang pada paru-paru yang biasanya disebabkan infeksi. Jika mengalami pneumonia, ada gejala-gejala lain yang biasa mengikuti diantaranya, batuk (biasanya batuk berdahak), demam, banyak berkeringat, napas pendek, mual atau muntah dan sakit kepala.

Serangan panik

Sebagian kasus nyeri dada sebelah kiri jadi bagian dari kecemasan atau serangan panik (panic attack). Perasaan cemas luar biasa juga bisa mengakibatkan jantung berdebar, berkeringat, sesak napas dan pusing.

Baca juga  6 Jenis Olahraga untuk Meninggikan Badan yang Efektif

Sebagian besar serangan panik berlangsung selama 5-20 menit. Dalam jangka panjang, sebaiknya anda mengunjungi psikolog atau layanan kesehatan jiwa.

Hernia hiatal

Hernia hiatal adalah kondisi ketika lambung bagian atas terdorong naik hingga ke permukaan diafragma. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa panas di dada (heartburn) dan berakhir menimbulkan nyeri pada dada sebelah kiri.

Otot tegang

Dan terakhir, nyeri dada bisa pula berhubungan dengan masalah otot dan tulang. Saat dada terasa sakit saat disentuh, biasanya ini disebabkan otot dada yang tegang. Dengan istirahat, otot akan rileks dan rasa sakit pun reda.

Akan tetapi jika anda mengalami rasa sakit, bengkak dan nyeri di sekitar tulang rusuk, kemudian rasa sakit makin parah saat berbaring, menarik napas dalam-dalam, batuk dan bersin, berarti Anda memiliki kondisi yang disebut costochondritis.

Costochondritis disebabkan oleh peradangan pada persendian antara tulang rawan yang menyambungkan tulang rusuk ke tulang dada (sternum). Sebaiknya anda segera mengunjungi dokter untuk memperoleh terapi pengobatan.

Demikian informasi mengenai penyebab nyeri dada sebelah kiri dimana apabila anda mengalami kondisi ini, sebaiknya anda segera memeriksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan konsultasi atau penanganan medis. Semoga berguna dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *