Apa itu Fenomena Dejavu? Ini dia 3 Penyebabnya

0
Apa itu Fenomena Dejavu

Apakah anda pernah merasakan pernah melakukan hal yang sama ketika anda melakukan sesuatu? hal tersebut biasa populer disebut dengan dejavu. Lalu apa itu arti fenomena dejavu sebenarnya? Simak penjelasan dan penyebabnya pada artikel kami kali ini.

Bagi anda yang pernah merasakan dejavu, maka anda pasti mengetahui Fenomena dejavu merupakan sebuah fenomena yang terjadi dengan sangat cepat dan dapat terjadi kapan saja serta tidak bisa diprediksi. Kondisi membuat banyak orang yang bertanya-tanya apakah itu dejavu? sebab banyak orang yang berasumsi macam-macam bahkan menghubungkan dengan kehidupan masa lalu, atau kemampuan bisa membaca masa depan. Tidak heran apabila fenomena dejavu adalah salah satu perasaan misterius yang sering diperbincangkan.

Bahkan Berdasarkan data yang diambil dari Psychology Today diketahui bahwa populasi dunia yang pernah mengalami dejavu mencapai 70%. Hal tersebut membuktikan fenomena ini umum terjadi dirasakan banyak orang secara sadar.

Apa itu dejavu?

Apa itu Fenomena Dejavu

Sekedar informasi, Dejavu diambil dari bahasa Prancis déjà-vu yang memiliki arti sudah pernah melihat. Istilah ini pertama kali dikenalkan oleh Emile Boirac yang merupakan seorang filosofis dan ilmuwan asal Prancis pada tahun 1876.

Neppe dalam buku The Deja Vu Experience, mendefinisikan dejavu sebagai sebuah kesan yang secara subyektif tidak pantas terkait keakraban pengalaman saat ini dengan masa lalu yang tidak terdefinisi.

Terdapat beberapa jenis penjelasan yang dikaitkan dengan dejavu yang mengacu pada literatur. Jika diartikan secara teknis dejavu memiliki arti sudah pernah melihat. Namun, jika diartikan secara umum dejavu diartikan sebagai sudah pernah mengalami. Seperti yang disebutkan dalam Medical Daily, ternyata dejavu terjadi karena adanya sebuah tipuan otak alih-alih terjadi karena anda pernah mengalami kejadian tersebut sebelumnya.

Baca juga  6 Tempat Wisata Alam Indah dan Eksotis di Manado Termasuk Bunaken

Penyebab Dejavu

Dalam dunia psikologi, banyak ahli psikologi yang mencari dan telah menemukan berbagai penyebab yang memungkinkan seseorang mengalami dejavu yang bisa anda simak sebagai berikut.

Persepsi Pikiran yang Terpecah

Salah satu teori yang diterima luas adalah teori persepsi pikiran yang terpisah atau terpecah. Menurut teori ini, dejavu terjadi saat anda melihat sesuatu dalam dua waktu yang berbeda.

Pertama kali anda melihatnya, mungkin anda sedang terburu-buru atau teralihkan perhatian sehingga anda tidak sadar. Otak kemudian mulai membentuk ingatan berdasarkan informasi terbatas tersebut. Contohnya, saat anda melihat pemandangan baru tanpa memberikan perhatian penuh, otak bisa saja merasa anda melihatnya untuk pertama kalinya. Namun, ini sebenarnya adalah satu rangkaian pengamatan yang sudah anda lakukan sebelumnya.

Gangguan Sirkuit Otak

Teori lainnya berfokus pada gangguan atau malfungsi otak. Contohnya, jika terjadi kerusakan singkat dalam otak yang mirip dengan serangan epilepsi, dejavu bisa terjadi.

Selain itu, terdapat pandangan bahwa ketika otak sedang memproses informasi, bagian yang melacak peristiwa saat ini dan bagian yang menyimpan ingatan dapat menjadi aktif bersamaan. Hal ini bisa menyebabkan perasaan dejavu, meskipun tidak selalu berbahaya.

Ingatan yang Kembali Muncul

Teori lain mengaitkan dejavu dengan cara otak memproses dan menyimpan ingatan. Sebuah penelitian dari profesor psikologi di Colorado State University, mengemukakan bahwa dejavu bisa terjadi ketika ada mengalami peristiwa yang mirip dengan kenangan masa lalu, namun kenangan tersebut tidak sepenuhnya anda ingat.

Demikian informasi mengenai apa itu arti fenomena dejavu beserta penyebabnya. Memang belum ada jawaban pasti mengenai dejavu ini dan tetap menjadi misteri yang belum sepenuhnya terpecahkan oleh para ahli. Semoga berguna dan bermanfaat

Baca juga  Contoh Surat Paklaring Serta Format dan Syaratnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *